img

Diklat Jurnalistik Bersama Radar Jember

Penulis: Admin | Terbit: 25 Mei 2022 | Dibaca: 408 kali

"Jurnalisme membuat para pembacanya bisa menjadi saksi sejarah; karya fiksi memberi kesempatan kepada pembacanya untuk menghidupkannya."

-John Hersey -

Salah satu kebutuhan manusia saat ini adalah mendapatkan informasi. Hal tersebut memicu banyak pihak berlomba-lomba memberikan berbagai informasi terutama yang sedang 'hangat' dibicarakan. Informasi yang disampaikan tidak melulu dalam bentuk tulisan, tetapi juga dalam bentuk gambar, baik itu gambar bergerak maupun gambar diam.

Menyampaikan informasi dalam bentuk berita erat kaitannya dengan dunia jurnalistik. Jurnalistik merupakan laporan informasi yang disampaikan pada khalayak umum sehingga mereka mengetahui peristiwa yang sedang terjadi. Informasi yang disampaikan harus faktual, akurat, dan bersifat kekinian. Supaya informasi dapat diterima dengan baik perlu adanya teknik dalam penyampaiannya. 

Jumat, 20 Mei 2022, SMP Katolik Santo Petrus Jember menggandeng Jawa Pos Radar Jember mengadakan Diklat Jurnalistik bagi para murid. Banyak hal penting tentang jurnalistik yang disampaikan oleh Tim Radar Jember. Di anataranya tentang teknik menulis berita baik cetak maupun online (digital), teknik pengambilan gambar, serta video jurnalistik. 

Bertempat di Aula SMP Katolik Santo Petrus Jember, Kak Mat Hari, Kak M. Ainul Budi, dan Kak Yuyun Sri W., Tim Radar Jember menyampaikan materi dengan sangat menarik dan interaktif. Peserta diklat tidak hanya duduk diam mendengarkan tetapi juga membaca serta memperhatikan berita dan artikel pada Koran Jawa Pos yang dibagikan. Didampingi oleh Bapak Sona Indriyanto, Ibu Erlinda Situmorang, dan Ibu Dita, peserta mengikuti diklat dengan sangat antusias.

Setelah peserta menerima materi, secara berkelompok mereka ke luar aula untuk mencari objek yang layak diberitakan, baik secara tulis maupun gambar. Hasil kerja mereka dikirim pada pemateri untuk ditampilkan dan dievaluasi bersama.

Kak Yuyun menyampaikan bahwa untuk remaja usia SMP materi yang diberikan adalah dasar-dasar jurnalistik. Ketika mereka duduk di bangku SMA, materi yang diberikan akan lebih spesifik lagi. Untuk mengasah kemampuan dalam bidang jurnalistik tidak cukup jika mengikuti pelatihan hanya sekali. Perlu adanya ikut dalam pelatihan di tahap berikutnya.

Kepala SMP Katolik Santo Petrus Jember, Ibu Dra. Irmina Danar Krisnawanti sangat mendukung penuh adanya diklat jurnalistik ini. Menurut beliau, kemampuan menulis sangatlah penting dan dibutuhkan terutama saat para murid berada pada jenjang pendidikan selanjutnya. 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 10.30 ini memberikan kesan sangat mendalam bagi peserta. Octarian sebagai salah satu peserta dari kelas 8 mengatakan bahwa banyak ilmu baru yang diterimanya dan dia akan mengikuti jika suatu saat nanti diadakan kegiatan lanjutannya. 

Sebagai ketua OSIS, Sesilia Atyantika yang juga gemar fotografi sangat senang mendapat kesempatan mengikuti diklat jurnalistik ini. Di samping berlatih menulis, dia juga mendapatkan ilmu baru terkait teknik pengambilan gambar terutama gambar jurnalistik.

Sobat Sanpet, menulis berita yang baik bukanlah berdasarkan opini seseorang, melainkan harus sesuai fakta yang sebenarnya. Jadi, ayo biasakan menyampaikan berita yang benar sehingga tidak menimbulkan kebencian dan salah pengertian.