img

Literasi Lestari bersama Forum Anak Jember

Penulis: Admin | Terbit: 24 Februari 2023 | Dibaca: 332 kali

 “Alam adalah ibu kita yang paling tua; dia tidak akan membahayakan.” - Emily Dickinson -

Halo, Sobat Sanpet ...

            Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) pada bulan Agustus 2021 merilis laporan tentang naiknya suhu bumi yang mencapai 1,18 derajat celcius. Selain itu perhitungan bahwa minimnya sumber daya yang dapat disediakan bumi untuk kebutuhan manusia di tahun 2050 membuat ancaman krisis iklim terus mengintai generasi penerus. Melihat permasalahan tersebut, sebagai anak muda, kita tidak bisa tinggal diam. Menumpuknya sampah di sungai, buruknya pengelolaan sampah di rumah tangga, masyarakat, dan sekolah menjadi dasar pemikiran bahwa kita harus punya aksi nyata untuk kelestarian bumi dan serta alam semesta.

          Minimnya kesadaran dan pembiasaan akan kehidupan lestari menjadi akar permasalahan yang mengarahkan kepada perilaku destruktif. Oleh karena itu, Forum Anak Jember menggugah kesadaran akan gaya hidup berkelanjutan yang dikampanyekan melalui gerakan Literasi Lestari. Selasa, 21 Februari 2023, bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, Forum Anak Jember (FAJ) bersama Teens Go Green dan Bank Sampah Induk mengampanyekan Literasi Lestari di SMP Katolik Santo Petrus Jember. Kegiatan tersebut menggunakan metode game-based learning dengan fokus utama tentang pemilahan sampah di sekolah. Metode ini dipilih untuk menciptakan pembelajaran yang rekreatif bagi para murid. Kampanye yang diikuti oleh murid kelas VII dan VIII ini juga bertujuan mewujudkan perubahan sistem pengelolaan sampah di sekolah khususnya kategori non-organik.

          Ibu Evi dari Bank Sampah Induk memaparkan bahwa jika kita lebih bijak dalam mengolah sampah, maka sampah akan menghasilkan barang yang bermanfaat bahkan tabungan. Sampah-sampah yang sudah dipilih dan dipilah dapat diserahkan pada Bank Sampah. Menurut beliau, perubahan baik untuk mengurangi jumlah sampah di bumi ini dapat diawali dari diri sendiri. Misalnya, mulai mengganti tas belanja dengan tas kain/totebag serta tidak menggunakan sedotan plastik.

            Turut pula mendampingi kegiatan tersebut, Kak Dede Veriyanto dan Kak Novi dari Teens Go Green Jakarta. Forum Anak Jember sebagai pelaksana utama juga memberi kesempatan bagi anak muda usia 14-18 Tahun, Komunitas literasi atau pemberdayaan anak muda untuk dapat bergabung dalam kampanye Literasi Lestari. 

             Literasi Lestari ini tidak berhenti sampai di sini. Selanjutnya, akan ada kegiatan Recycling Sampah Kresek bersama komunitas Sobung Sarka dan Bank Sampah Induk. Harapannya gerakan ini dapat mendorong ekosistem yang solid dan mendukung setiap anak ahli berempati agar anak muda turur menginisiasi perubahan bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. 

Ayo Sobat, kita lestarikan alam semesta ini karena kalau bukan kita, siapa lagi?