img

Tanya Kenapa: Kenapa Astrologi Sering Dipakai Meramal?

Penulis: Admin | Terbit: 17 Oktober 2020 | Dibaca: 581 kali

Dengan mengamati pergerakan benda-benda langit, kita dapat memahami kehidupan.

Apakah Sobat Cerdas Petrus adalah salah seorang yang suka membaca tulisan tentang astrologi dan zodiak di media sosial atau majalah? Biasanya, astrologi berhubungan dengan ramalan harian hingga menunjukkan kepribadian kita. Tapi sebenarnya astrologi itu apa, sih? Yuk kita cari tahu!

Apa Itu Astrologi?

Astrologi adalah ilmu yang mempelajari pergerakan benda-benda langit seperti Matahari, planet, bintang, dan bulan. Pada zaman dahulu, petani menggunakan pergerakan benda langit digunakan sebagai kalender untuk memperkirakan waktu yang tepat untuk bertani. Ahli astrologi juga percaya bahwa posisi benda-benda langit ini dapat memperkirakan kehidupan manusia dan peristiwa masa depan. Jadi, mereka bisa meramal sebuah kejadian berdasarkan posisi benda langit. Dengan mengamati pergerakan benda-benda langit, kita dapat memahami kehidupan.

Sejarah Astrologi

Dalam banyak peradaban kuno sebelum Masehi, bintang-bintang mempunyai kedudukan yang tinggi. Konstelasi atau rasi bintang yang menempati suatu wilayah tertentu di langit memberikan energi tersendiri yang menjadi dasar ramalan. Rasi bintang ini menjadi dasar utama dalam astrologi.

Mitologi atau legenda tentang rasi bintang ini berkembang di Mesir Kuno lebih dari 2300 tahun yang lalu dan diberi nama oleh bangsa Yunani Kuno. Rasi-rasi bintang diberi nama Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Tiap nama dalam rasi bintang dapat disebut pula sebagai zodiak. Zodiak dikatakan mampu memberikan gambaran sifat dan ciri seseorang seperti mengenai kekuatan dan kelemahan diri berdasarkan energi posisi bintang.

Apakah Astrologi Bisa Dipercaya?

Meski ilmu ini sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, tidak sedikit pula ilmu yang menentangnya. Banyak yang berpikir kalau pergerakan benda-benda langit tidak menentukan nasib manusia. Posisi benda langit, khususnya Matahari, lebih memengaruhi musim dan cuaca di Bumi, bukan manusia yang ada di Bumi. Ada juga beberapa penelitian yang menyatakan kalau penjelasan kepribadian tiap zodiak sangat umum, sehingga banyak yang merasa sesuai dengan penjelasan itu.
Astrologi masih bertahan hingga kini karena banyak orang yang merasa sesuai dengan penjelasan tiap zodiak. Meski begitu, ada orang yang yang berhasil membuktikan jika tanggal lahir dapat mempengaruhi kepribadian seseorang karena adanya efek musim yang dirasakan selama hidup.

Itu dia sekilas mengenai astrologi. Kalau Sobat Cerdas Petrus percaya ramalan zodiak atau tidak?

Sumber: https://bobo.grid.id/read/082232008/sering-dipakai-meramal-apa-itu-astrologi-dan-mengapa-banyak-yang-percaya?